Apakah STNK Bisa Digadaikan? Berikut Penjelasannya

TRX NEWS – Banyak orang bertanya apakah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman. Artikel ini membahas secara detail apakah STNK bisa dijamin. Apa itu STNK?

STNK merupakan surat resmi yang dikeluarkan kepolisian sebagai bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Setiap pemilik kendaraan di Indonesia wajib memiliki dokumen ini. Meski penting untuk berkendara di jalan raya, STNK bukanlah bukti kepemilikan penuh atas kendaraan. Bukti kepemilikan kendaraan yang sah adalah BPKB (Buku Pengelolaan Kendaraan Bermotor). Apakah STNK bisa dijamin?

Secara hukum, STNK tidak bisa dijamin tanpa BPKB. STNK hanya melakukan verifikasi keabsahan kendaraan untuk melaju di jalan raya, namun tidak melakukan verifikasi kepemilikan sah kendaraan tersebut. Lembaga keuangan atau bandar taruhan biasanya memerlukan BPKB sebagai jaminan karena dokumen ini menunjukkan hak kepemilikan kendaraan. Mengapa BPKB lebih diprioritaskan?

BPKB merupakan dokumen yang diterbitkan oleh Samsat yang memuat keterangan lengkap tentang pemilik kendaraan, sehingga BPKB tersebut dapat dijadikan dasar hukum jika terjadi perselisihan. Sedangkan STNK hanya menunjukkan kendaraan tersebut terdaftar dan sah untuk digunakan, namun tidak memberikan bukti kepemilikan.

Apa resikonya jika hanya berkomitmen pada STNK?

Jika Anda menemukan tempat yang bersedia menerima STNK Anda sebagai jaminan, berhati-hatilah. Banyak dari tempat-tempat seperti ini biasanya bukan lembaga keuangan resmi dan mungkin menawarkan pinjaman dengan suku bunga tinggi. Selain itu, mengagunkan STNK tanpa BPKB juga berisiko menimbulkan masalah hukum, apalagi jika kendaraan tersebut bukan milik Anda secara langsung.

Tanpa BPKB, STNK tidak bisa dijamin. Jika Anda menemukan tempat yang hanya menerima STNK, pastikan Anda mengecek keabsahan tempat tersebut dan mengetahui risikonya. Untuk solusi pinjaman yang lebih aman, Anda bisa menggunakan BPKB kendaraan atau memilih opsi pinjaman lain yang tidak memerlukan agunan.

Memahami hal ini dapat membantu Anda menghindari risiko keuangan dan masalah hukum yang tidak diinginkan. Semoga artikel ini dapat membantu Anda mengambil keputusan tepat jika membutuhkan pinjaman!

(Shifa Nurhaliza Putri)

Related Posts

Ini Gebrakan Trump di Hari Pertama Kembali ke Gedung Putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Saham Bank Terbesar Jepang Cetak Rekor Tertinggi Usai Kenaikan Suku Bunga BOJ

Saham Bank Terbesar Jepang Cetak Rekor Tertinggi Usai Kenaikan Suku Bunga BOJ

Bisnis Emas BSI (BRIS) Melesat 78,17 Persen, Tembus Rp12,8 Triliun di 2024

Bisnis Emas BSI (BRIS) Melesat 78,17 Persen, Tembus Rp12,8 Triliun di 2024

Cara Isi Saldo E-Wallet tanpa Login BRImo, Tips Transaksi Cepat dengan Fast Menu

Cara Isi Saldo E-Wallet tanpa Login BRImo, Tips Transaksi Cepat dengan Fast Menu

Saham Emiten Jusuf Hamka CMNP Berbalik Merah Usai Masuk Pengawasan Bursa

Saham Emiten Jusuf Hamka CMNP Berbalik Merah Usai Masuk Pengawasan Bursa

Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp211,5 Triliun, Paling Banyak Buat Bansos dan Bayar Gaji PNS

Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp211,5 Triliun, Paling Banyak Buat Bansos dan Bayar Gaji PNS

Gen Z Ubah Tren Perbankan, SuperApps dan Layanan Online Jadi Kunci

Gen Z Ubah Tren Perbankan, SuperApps dan Layanan Online Jadi Kunci